Langsung ke konten utama

Karakter 3D

   Membuat karakter 3D menggunakan blender



   Mengapa saya membuat karakter ini?Karena saya terinspirasi dari style salah satu public figure          indonesia "Sandy Sandoro" saya ngefans banget sama beliau akan tetapi karakter ini jauh berbeda      dengan sosok aslinya ...maaf ya kak sandy sandoro...

Karakter 1

Tampak depan



Tampak Samping



Tampak Belakang


Karakter 2

Tampak depan

Tampak Samping 

Tampak Atas
 
Tool yang digunakan untuk membuat karakter 3D :
  • TAB key – Berfungsi untuk mengubah antara "edit mode" dan "object select mode"
  •  "A" key – Berfungsi untuk memilih semua vertices yang terdapat pada sebuah obyek
  • Number pad – Berfungsi untuk mengontrol view. "7" untuk "top", "1" untuk "front", "3" untuk "side", "0" untuk "camera", "5" untuk "perspective", ". Untuk memperbesar obyek yang telah dipilih, "+" dan "-" untuk memperbesar atau memperkecil.
  • Shift key – Berfungsi untuk memilih obyek lebih dari satu dengan cara menahan tombol Shift dan Klik kanan.
  • Mouse – Klik kiri berfungsi untuk mengubah, Klik kanan berfungsi untuk memilih, Klik tengah atau scroll berfungsi untuk memperbesar dan merotasi view.
  • Shift + "D" – Berfungsi untuk menduplikat sebuah obyek atau vertices.
  • "F" key – Berfungsi untuk membuat sebuah sisi pada "edit mode".
  • "E" key – Berfungsi untuk meng-extrude vertices yang telah dipilih didalam "edit mode".
  • "P" key – Berfungsi untuk memisahkan vertices yang dipilih menjadi sebuah obyek didalam "edit mode".
  • "X" atau Delete – Berfungsi untuk menghapus obyek, vertices, atau sisi.
  • Ctrl + "0" – Berfungsi untuk memilih sebuah camera.
       Ini hanya sebagian tool yang saya ingat pada saat membuat karakter ini HEHEHE ...

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

TOU 2_Tugas 4_Taman baca

Taman Baca dan Bermain Awalnya taman baca ini mulai membuka taman baca ini  pada 1 Februari 2009 ,karena ada seorang wanita suka membaca dan juga sering membeli , dan saat membeli beliau membeli buku ia di tawarkan dengan harga yang mahal. Dan saat jalan pulang kerja kakak lewat di depan took buku yang berada di dekat kampus UI dan kakak ini mampir di sebuah took buku ,beliau di layani oleh seorang pemilik took yang sangat ramah yang membuat beliau betah di sana memilih buku, dan harganya buku pun murah dengan harga Rp.3000/1 komik (bekas) dan harga buku bacaan anak-anak dengan harga Rp.5000/4 komik (bekas) beda dari tempat yang pernah beliau jumpai sebelumnya. Beliau pun memborang buku dari toko dengan 10 buku. Dan tidak lama kemudian beliau berfikir untuk membuka taman bacaan dan mencari buku bekas untuk membuka taman bacaan, dan beliau mencoba mencari di JACC yang berlokasi di belakang bundaran HI lantai 3A membelanjakan Rp.700.000 dengan dapat 2 dus indomie yang di dal...

TOU_Tugas 5_Mencerita Organisasi

ORGANISASI BASKET Awalnya saya masuk organisasi ini saya masih duduk di kelas 1 SMA, ketika masuk organisasi ini saya hobbi sekali dengan olahraga basket ,dan biasanya  tim basket ini mengadakan latihan 3 kali dalam seminggu dan latihan di laksanakan sepulang sekolah dan biasanya dalam 2-3 bulan sekali kami mengadakan pertandingan dari sekolah-sekolah lain. Biasanya seminggu sebelum mengikuti pertandingan kami latihan setiap hari.             Dalam mengadakan latihan biasanya tim kami mendapatkan masalah, masalahnya seorang dari tim kami ada saja yang tidak bias hadir, dampak dari itu saat pertandingan kami  jadi tidak kompak. Dan maka dari itu kami mengadakan rapat, pada saat rapatlah kami mnegeluarkan kendala apa yang terjadi pada tim, “seperti saat latihan kenapa tidak hadir”.             Akan tetapi saya bangga memilik tim basket ini karena tim ini sangat s...

TOU 2_Tugas 2_Perusahaan Makanan

            H. Jody Brotosuseno dan istrinya, Hj. Siti Haryani adalah pemilik dari waroeng steak and shake.Pada awalnya, usaha ini didirikan di teras rumah kontrakan oleh Jody Brotosuseno dan istrinya Siti Hariyani, pada tanggal 4 September 2000 Jl.Cendrawasih_Demangan,Yogyakarta. Sebelum mempunyai usaha sendiri, mereka berdua telah aktif membantu usaha ayah Jody yang memang telah lebih dulu berkecimpung di dunia bisnis restoran steak bernama obong steak. Obonk steak memang sudah cukup lama berdiri di yogya dan sasaran konsumen restoran ini adalah kelas menengah ke atas.             Dari sinilah,siti haryani dan jody mempunyai ide untuk membuka tempat makan steak yang dapat menyentuh lapisan menengah ke bawah. Jody memilih nama waroeng sebagai brand usaha kulinernya untuk memberi kesan murah kepada konsumen. Jody juga tak segan memasang daftar harga di depan warung agar calon pembeli da...