Langsung ke konten utama

IBD_Cara Mengurangi Pencemaran Lingkungan

Cara Mengurangi Pencemaran dengan Bersepeda, Berjalan Kaki dan Transportasi Umum

Transportasi adalah sektor yang menyumbang gas rumah kaca paling banyak dan menyebabkan perubahan iklim. kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar minyak menghasilkan emisi gas yang dapat mencemari udara. Untuk mencegah pencemaran lingkungan pada kegiatan mobilitas atau perjalanan kita
  1. Jika tidak jauh, bersepeda atau berjalan kaki adalah transportasi   yang sebaiknya kita pilih untuk kegiatan sehari-hari. Bersepeda     dan berjalan kaki tidak hanyan mengurangi jumlah polutan penyebab   polusi tetapi juga membantu kita untuk lebih sehat
  2. Apabila menempu jarak menengah hingga jauh, kita dapat               mempergunakan transportasi umum massal, seperti bus trans-jakarta,   kereta api, dan sebagainya. Pertimbangannya adalah mengurangi       volume kendaraan dan emisi gas yang dihasilkan setiap hari
  3. Berbagi kendaraan. Sebuah perusahaan atau ekolah, atau pribadi       sebaiknya menyediakan saranan angkutan khusus seperti bus karyawan   atau sekolah yang dapat mengangkut karyawan dan murid yang me       miliki rute searah. Tak hanya itu, kita pun secara pribadi dapat     membagi penggunaan kendaraan kita dengan mengajak teman yang         searah.
  4. Memberlakukan sistem jam three in one. Hal ini dilakukan untuk       mengefisienkan penggunaan kendaraan roda empat, yaiut minimal tida orang di dalam sebuah kendaraan.
Dengan mempertimbangkan melakukan ke 4 hal di atas, kita sudah berpartisipasi dalam pencegahan dan pengurangan pencemaran lingkungan hidup

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metodologi IT Audit

Metodologi IT Audit Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit IT tidak berbeda dengan audit pada umumnya, sebagai berikut : 1.Tahapan Perencanaan Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor        mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan      suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar              pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien. 2.Mengidentifikasikan reiko dan kendali Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam      hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-    praktik terbaik. 3.Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi,      dan review dokumentasi. 4.Mendokumentasikan Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan auditee. 5.Menyusun laporan Mencakup tujuan p...

Poster Inspired

      Tugas Softskill: Pembuatan Poster Gambar Poster Gambar diatas adalah poster yang telah saya buat untuk tugas softskill. Poster tersebut dibuat dengan menggunakan software  Adobe Photoshop CS6.  Poster diatas mengandung kalimat-kalimat inspiratif untuk menjalani hidup, yaitu bertuliskan:  - "Inspired 2 inspire"   dibaca Inspired to Inspire yang artinya: Terinpirasi untuk menginspirasi. kalimat tersebut sangat pas karena poster biasanya dijadikan media sebagai untuk saling mengingatkan sesama manusia. jadi saya ingin menginspirasi karena saya sendiri juga terinpirasi dan untuk kalian yang membaca pun nantinya akan tergerak untuk menginspirasi tentu saja dalam hal positif. - "you only live once."   yang artinya: Kamu hanya hidup sekali. ya, kita hanya hidup sekali di dunia ini. makanya kita harus memanfaatkan dengan tepat waktu yang kita punya untuk menjalani hidup lebih bermakna. - "dare to dreams, and make it hap...

IV.ISD "Pemuda Dan Sosialisasi"

A.       Internalisasi Belajar dan Spesialisasi Internalisasi lebih mengarah pada norma-norma individu yang menginternalisasikan norma-norma tersebut. Belajar lebih mengarah pada proses pembelajaran tingkah laku, yang sebelumnya tidak dimiliki sekarang telah dimiliki akibat proses pembelajaran tersebut. Sedangkan Spesialisasi lebih mengarah pada kekhususan yang telah dimiliki oleh seorang individu. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, kita pasti selalu bersosialisasi terhadap individu lain dimanapun kita berada. Perbedaan antar karakter menjadi identitas diri individu masing-masing. Perilaku setiap individu pun berbeda-beda, karena dari itu membuat individu lain mengambil suatu tindakan yang berbeda-beda. Tindakan-tindakan yang diambil oleh masing-masing individu bisa dibagi menjadi dua yaitu tindakan positif dan negatif. Tindakan positif akan diambil jika antar individu saling mengharagai adanya norma-norma yang berlaku. Kalau tindakan negatif, akan di...