Langsung ke konten utama

Belajar animasi

Tugas Softskill

Animasi Flip Bottle Challenge

Watch here : https://youtu.be/EIYp_p5PPNY


Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering. 

Animasi yang saya buat adalah animasi karakter 3D yang sedang melakukan flip bottle challenge.

  Tool yang digunakan untuk membuat karakter 3D :
  • TAB key – Berfungsi untuk mengubah antara "edit mode" dan "object select mode"
  •  "A" key – Berfungsi untuk memilih semua vertices yang terdapat pada sebuah obyek
  • Number pad – Berfungsi untuk mengontrol view. "7" untuk "top", "1" untuk "front", "3" untuk "side", "0" untuk "camera", "5" untuk "perspective", ". Untuk memperbesar obyek yang telah dipilih, "+" dan "-" untuk memperbesar atau memperkecil.
  • Shift key – Berfungsi untuk memilih obyek lebih dari satu dengan cara menahan tombol Shift dan Klik kanan.
  • Mouse – Klik kiri berfungsi untuk mengubah, Klik kanan berfungsi untuk memilih, Klik tengah atau scroll berfungsi untuk memperbesar dan merotasi view.
  • Shift + "D" – Berfungsi untuk menduplikat sebuah obyek atau vertices.
  • "F" key – Berfungsi untuk membuat sebuah sisi pada "edit mode".
  • "E" key – Berfungsi untuk meng-extrude vertices yang telah dipilih didalam "edit mode".
  • "P" key – Berfungsi untuk memisahkan vertices yang dipilih menjadi sebuah obyek didalam "edit mode".
  • "X" atau Delete – Berfungsi untuk menghapus obyek, vertices, atau sisi.
  • Ctrl + "0" – Berfungsi untuk memilih sebuah camera.
Menggerakkan animasi ini menggunakan "RINGGING" 
    
       Rigging adalah pemberian struktur tulang pada objek 3 dimensi agar ke depannya objek 3 dimensi tersebut dapat digerakkan melalui tulang tersebut. Rigging merupakan hal yang penting untuk membuat suatu animasi. Sebuah ring karakter pada dasarnya adalah sebuah kerangka digital terikat mesh 3D. Seperti tengkorak yang nyata, ring terdiri dari sendi dan tulang, yang masing-masing bertindak sebagai "menangani" yang animator dapat digunakan untuk menekuk karakter tersebut ke dalam pose yang diinginkan.

kali ini pembuatan secara sederhana rigging dan animation :
1. Siapkan obejct yang ingin di tambahkan rigging
2. Setelah itu tekan shift + A, setelah itu pilih armateur >> single bone
3. Letakkan bone tersebut di tengah, kemudian tekan x-ray untuk menampilkan bone yang berada di tengah-tengah seperti pada sinar x.
4. Scale bone tersebut dengan menekan S dan gerakkan mouse untuk memperbesar ukurannya.
5. Setelah itu masuk kedalam edit mode dengan menekan tombol tab pada keyboard. Subdivide bone tersebut hingga menjadi 2 bagian dengan menekan tombol W.
6. Untuk bagian tangan dan kaki lakukan dengan bantuan ekstrude namun sebelum di ekstrude karena tangan dan kaki ada 2 bagian dan kita harus menghemat sedikit proses maka kita dapat menggunakan X-axis mirror, di gunakan untuk membuat sisi yang satunya sama persis dengan sisi yang lainnya caranya klik terlebih dahulu bagian yang ingin di ekstrude satu sisi saja.
7. Ceklis terlebih dahulu x-axis mirror lalu tekan shift+E.
8. Seleksi kubus kemudian seleksi armateur dan ubah menjadi pose mode,kemudian tekan A lalu klik ctrl+P dan pilih armeteur deform.


Dengan keputusan bersama warna karakter ini pun di ganti dengan kesepatan dari kelompok...



Untuk dapat menggerkan objecnya, harus dalam posisi pose mode.
Agar animasi dapat bergerak nantinya jangan lupa untuk merecord gerakan yang ingin di lakukan oleh karakter yang kita bikin.

Semoga bermanfaat....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metodologi IT Audit

Metodologi IT Audit Dalam praktiknya, tahapan-tahapan dalam audit IT tidak berbeda dengan audit pada umumnya, sebagai berikut : 1.Tahapan Perencanaan Sebagai suatu pendahuluan mutlak perlu dilakukan agar auditor        mengenal benar obyek yang akan diperiksa sehingga menghasilkan      suatu program audit yang didesain sedemikian rupa agar              pelaksanaannya akan berjalan efektif dan efisien. 2.Mengidentifikasikan reiko dan kendali Untuk memastikan bahwa qualified resource sudah dimiliki, dalam      hal ini aspek SDM yang berpengalaman dan juga referensi praktik-    praktik terbaik. 3.Mengevaluasi kendali dan mengumpulkan bukti-bukti Melalui berbagai teknik termasuk survei, interview, observasi,      dan review dokumentasi. 4.Mendokumentasikan Mengumpulkan temuan-temuan dan mengidentifikasikan dengan auditee. 5.Menyusun laporan Mencakup tujuan p...

Poster Inspired

      Tugas Softskill: Pembuatan Poster Gambar Poster Gambar diatas adalah poster yang telah saya buat untuk tugas softskill. Poster tersebut dibuat dengan menggunakan software  Adobe Photoshop CS6.  Poster diatas mengandung kalimat-kalimat inspiratif untuk menjalani hidup, yaitu bertuliskan:  - "Inspired 2 inspire"   dibaca Inspired to Inspire yang artinya: Terinpirasi untuk menginspirasi. kalimat tersebut sangat pas karena poster biasanya dijadikan media sebagai untuk saling mengingatkan sesama manusia. jadi saya ingin menginspirasi karena saya sendiri juga terinpirasi dan untuk kalian yang membaca pun nantinya akan tergerak untuk menginspirasi tentu saja dalam hal positif. - "you only live once."   yang artinya: Kamu hanya hidup sekali. ya, kita hanya hidup sekali di dunia ini. makanya kita harus memanfaatkan dengan tepat waktu yang kita punya untuk menjalani hidup lebih bermakna. - "dare to dreams, and make it hap...

IV.ISD "Pemuda Dan Sosialisasi"

A.       Internalisasi Belajar dan Spesialisasi Internalisasi lebih mengarah pada norma-norma individu yang menginternalisasikan norma-norma tersebut. Belajar lebih mengarah pada proses pembelajaran tingkah laku, yang sebelumnya tidak dimiliki sekarang telah dimiliki akibat proses pembelajaran tersebut. Sedangkan Spesialisasi lebih mengarah pada kekhususan yang telah dimiliki oleh seorang individu. Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, kita pasti selalu bersosialisasi terhadap individu lain dimanapun kita berada. Perbedaan antar karakter menjadi identitas diri individu masing-masing. Perilaku setiap individu pun berbeda-beda, karena dari itu membuat individu lain mengambil suatu tindakan yang berbeda-beda. Tindakan-tindakan yang diambil oleh masing-masing individu bisa dibagi menjadi dua yaitu tindakan positif dan negatif. Tindakan positif akan diambil jika antar individu saling mengharagai adanya norma-norma yang berlaku. Kalau tindakan negatif, akan di...